√ 12 Jenis Kain Satin Beserta Penjelasannya [Terlengkap]

Jenis Kain Satin – Ini merupakan salah satu produk tekstil yang cukup terkenal di Indonesia. Beragam jenis busana serta aksesoris dari bahan satin dapat ditemukan dengan mudah di mana saja, mulai dari yang murah sampai yang mahal.

Kenapa harga yang ditawarkannya itu bisa bervariasi? Jawabannya, karena satin ini mempunyai banyak sekali jenis dan kualitas yang pastinya tidak sama.

Di sini kami sudah merangkum untuk kalian mengenai jenis satin yang ada di Indonesia, mulai dari ciri-ciri, dan cara memilih yang pas untuk kalian.

Jenis-Jenis Kain Satin yang Berkualitas

Jenis Kain Satin

Ketahuilah bahwa kain satin mempunyai beberapa jenis yang akan membuat kalian menjadi lebih bijak dalam memutuskan untuk membelinya, berikut jenis-jenisnya:

1. Kain Satin Faconne (Satin Jacquard)

Mempunyai berat dan juga kualitasnya yang bervariasi, jenis kain ini sangat lembut sekali ketika diraba. Biasanya, satin faconne mempunyai motif seperti:

  • Paisley,
  • Garis-garis,
  • Dsb.

2. Kain Satin Duchesse (Satin Bridal)

Kain ini dikenal dengan sebutan satin duchesse (bangsawan), karena biasa dipakai dalam membuat gaun pengantin yang mewah layaknya seperti seorang bangsawan gitu, hehehe.

Sifat yang dimiliki bahan ini sedikit agak kaku dan juga berat.

3. Kain Satin Slipper

Kain sarin slipper ini biasa digunakan sebagai bahan utama dalam membuat sepatu balet. Ciri khasnya yaitu kainnya dapat dicelup dan termasuk yang cukup unik.

4. Kain Satin Delustered

Kain satin delustered atau peau de soie sangat berbeda dengan jenis yang lainnya, kain satin jenis ini, dia tidak berkilau serta mempunyai tekstur yang sangat ringan sekali.

5. Kain Satin Damask

Keunggulan yang dimiliki kain jenis damask ini yaitu adanya sebuah pola-pola yang rumit yang indah, selain karena terbuat dari bahan sutra dan mempunyai pola yang timbul dari bahan valvet.

6. Kain Satin Cloth

Jenis kain ini diproses dari wol Prancis yang ditenun menggunakan teknik satin, kain ini juga biasa dikenal dengan sebutan satin de laine atau “satin wol”.

Sifat bahannya ini lebih awet, kuat, dan nampak bercahaya.

7. Kain Satin Kahatex

Karena dari sifatnya yang sedikit agak tebal dan kaku, satin kahatex ini lebih cocok dipakai untuk dekorasi aksesoris, furnitur, atau hiasan.

8. Kain Satin Clarisa

satin clarisa merupakan jenis kain yang sangat laku sekali di pasaran, karena harga yang ditawarkannya itu cukup terjangkau.

Baca Juga : Apa itu Bahan Katun Rayon?

Dengan karakteristik yang tidak kaku dan tipis, satin clarisa ini sering dipakai untuk beragam jenis keperluan lho.

9. Kain Satin Silk (Satin Sutra)

Satin silk menawarkan harga yang relatif sangat murah, kain jenis ini cukup tipis, sangat lembut, dan dingin. Kain ini juga mempunyai variasi warna yang beragam dan biasanya berjenis doff.

10. Kain Satin Velvet (Double Satin)

Kain satin valvet merupakan jenis kain yang terbuat dari bahan-bahan kaos, karena satin ini dibuat dari bahan kaos, satin valvet dua kali lebih tebal jika dibandingkan dengan satin biasa yang berkarakter jatuh dan juga berat.

11. Kain Satin Roberto Cavali

Jenis satin Roberto cavali inilah yang paling mahal harganya. Jenis satin yang satu ini terbuat dari dua bahan, yaitu:

  1. Satin silk
  2. Satin hycon.

Selain itu, dia memiliki sifat bahan yang jatuh, memiliki daya serap keringat, tebal, kedua sisi kainnya mempunyai warna yang sejenis, namun sedikit agak berbeda.

12. Sateen

Satin tadi berbeda dengan sateen. Kalau satin memakai serat filamen seperti sutra, kalau sateen ini memakai serat katun atau shord-stap. Tatapi dari keduanya itu ditenun menggunakan cara yang sama.

Karakteristik dan Kelebihan Kain Satin

Jenis Kain Satin

Asal muasal tenun satin ini berasal dari kota Zayton atau zaitun tepatnya di Cina, kemudian diekspor ke berbagai penjuru dunia.

Pada awalnya, satin hanya terbuat dari benang sutra saja. Keindahan kain satin membuat Italia melakukan impor besar-besaran dari abad ke-12 sampai abad ke-13.

Baca Juga : Jenis Kain yang Cocok Untuk Gamis

Pemakaian benang sutra dan para penenun, mereka secara tradisional membuat kain satin naik dan menjadikannya sangat mahal. Di Italia sendiri, bahan satin hanya digunakan oleh para bangsawan saja.

Tapi berkat penemuan alat tenun listrik pada era revolusi industri, kain satin dapat dibuat secara masal serta lebih murah.

Kain satin mempunyai kesamaan dengan sutra, tetapi dibuat dari serat yang tidak sama. Satin ditenun menggunakan serat buatan, misalnya seperti polyester, kalau kalau sutra terbuat dari serat alam. Hasilnya, kedua sisi kain sutra tersebut bersifat glossy dan licin, sedangkan kain satin itu hanya terdapat di salah saut sisinya saja.

Bahan satin juga mempunyai banyak sekali kelebihan, terkhusus kalau dijadikan sebuah pakaian.

  • Ketika menyentuh kulit, pada bagian permukaan satin tersebut sangat terasa lembut dan juga halus, hal ini membuat nyaman sekali saat digunakan.
  • Bagian permukaan yang mengkilap itu membuat busana dari satin terlihat lebih mewah, feminin, dan glamor.
  • Sekarang ini, beragam jenis satin telah diproduksi, sehingga kalian dapat dengan mudah untuk memilih yang mana yang pasling sesuai dan cocok untuk kalian, dan pastinya sesuai dengan bujet.

Cara Merawat Kain Satin

Jenis Kain Satin

Cara merawatnya itu hampir mirip dengan cara merawatnya bahan babyterry. Cuci busana dari satin ini menggunakan tangan, pakailah ari yang dingin serta detergen yang lembut.

Kemudian pakaian tersebut tinggal dikeringkan saja dengan cara diangin-anginkan, dan ketika sedang menyetrika, gunakanlah yang standar (jangan terlalu panas).

Tips Memilih Jenis Kain Satin

Jenis Kain Satin

Kalau kamu mau terlihat elegan dan menarik saat memakai busana dari bahan satin, baik itu gamis, gaun, ataupun blus, itu semua merupakan sebuah pilihan yang bagus.

Baca Juga : Jenis Kain yang Bagus Untuk Gaun Pesta

Tetapi, dari banyaknya jenis pakaian yang sudah tersedia di pasaran, kamu harus berhati-hati dalam menentukan sebuah pilihan. Jangan sampai mendapatkan produk dengan kualitas rendah, apalagi palsu (kw).

Di bawah ini hal-hal yang wajib kamu perhatikan sebelum membeli bahan atau baju satin.

Kekuatan Jahitan

Kekuatan jahitan memang wajib untuk dijadikan pusat perhatian ketika sedang memilih pakaian, apalagi dengan busana yang terbuat dari kain hasil tenunan seperti satin.

Pasti semua jahitannya kuat dan juga rapi supaya bisa lebih awet.

Permukaan Pada Kain

Ciri khas satin adalah satu sisi pada permukaannya itu mengkilap, tidak mudah kusut, dan licin.

Jadi, ketika sedang memilih busana harus dicek pada bagian permukaan kain tersebut, apakah masih mempunyai ciri seperti itu, karena banyak para penjual yang mengatakan bahwa baju tersebut terbuat dari bahan satin, padahal tidak.

Kualitas Tenunan

Satin terbuat menggunakan cara ditenun, sehingga setiap helai seratnya itu rentan terurai dan terlepas. Hal tersebut bisa membuat pakaian kamu mudah untuk rusak.

Maka sebab itu, perhatikanlah jika masih ada helaian yang terlepas pada pakaian yang sedang kamu mau beli.

Kenyamanan

Sebaiknya kalian kamu mencoba terlebih dahulu pakaian mau kamu beli dan rasakan ketika kain tersebut menempel di kulit.

Misalnya seperti bahan kaos polo, kain satin yang asli akan terasa halus, tidak panas, dan nyaman ketika digunakan.

Menentukan sebuah pilihan dari produk pakaian memang sangat wajib sekali dilakukan dengan cermat, agar kamu sendiri tidak menyesal karena membeli pakaian yang memiliki kualitas yang rendah.

Jika kamu sudah mengetahui seputar jenis-jenis bahan satin itu lebih menguntungkan, karena kamu bisa memilihnya dengan benar, sehingga bisa digunakan dengan nyaman.

Penutup

Demikian pembahasan seputar jenis kain satin yang bisa kami sampaikan, jika ada kesalahan dalam penulisan mohon dimaafkan. Terimakasih kepada para pembaca setia Bukabukumu.com, semoga bermanfaat dan bisa kamu jadikan sebagai referensi dalam menentukan pilihan.

Show Comments

No Responses Yet

    Leave a Reply

    %d blogger menyukai ini: